<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1"?>
<rss version="2.0" 
  xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
  xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
  xmlns:admin="http://webns.net/mvcb/"
  xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#">

<channel>
<title>Kabupaten Timor Tengah Utara</title>
<link>http://www.ttukab.go.id</link>
<description>Province News</description>
<dc:language>en-us</dc:language>
<dc:creator>kpde@ttukab.go.id</dc:creator>
<dc:date>2012-02-23T10:47:20+07:00</dc:date>

<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
<sy:updateBase>2012-02-23T10:47:20+07:00</sy:updateBase>

<item>
<title>Gempa Bermagnitud 5,3 Landa Ende</title>
<link>http://www.ttukab.go.id/modules.php?name=Province_News&amp;op=detail_province_news&amp;id=15</link>
<description><![CDATA[ENDE, KOMPAS.com &#8212; Gempa bumi tektonik bermagnitud 5,3 melanda Kabupaten Ende, di Flores, Nusa Tenggara Timur, Kamis (26/5/2011) pukul 16.57 Wita.

&#34;Gempa ini juga dirasakan sampai Ruteng (Kabupaten Manggarai) dan Maumere (Kabupaten Sikka). Namun, kami belum menerima adanya laporan kerusakan. Gempa ini tak berpotensi tsunami,&#34; kata Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun Geofisika Kelas I Kupang Margiono, yang dihubungi dari Sikka, Flores.

Margiono menjelaskan, pusat gempa b]]></description>
<guid isPermaLink="false">15@http://www.ttukab.go.id</guid>
<dc:subject><p>Gempa bumi tektonik bermagnitud 5,3 melanda Kabupaten Ende, di Flores, Nusa Tenggara Timur, Kamis (26/5/2011) pukul 16.57 Wita.<br />
<br />
<br />
&nbsp;</p></dc:subject>
<dc:date>2011-05-27T08:00:00+07:00</dc:date>
<dc:creator>Posted by Kompas Online</dc:creator>
</item>

<item>
<title>Petani Lahan Kering vs Anomali Iklim</title>
<link>http://www.ttukab.go.id/modules.php?name=Province_News&amp;op=detail_province_news&amp;id=14</link>
<description><![CDATA[SECARA umum NTT memiliki dua musim, musim kemarau dan musim penghujan. Musim kemarau berlangsung dari bulan Maret hingga Oktober, sedangkan musim penghujan berlangsung dari&#160; November hingga Februari.

Namun fenomena curah hujan yang terjadi sepanjang tahun 2010 dan 2011 berada di luar kewajaran. Berdasarkan data yang terpantau dari Stasiun Klimatologi Lasiana Kupang tergambar bahwa curah hujan terjadi sepajang bulan selama tahun 2010,&#160; walaupun dengan intensitas di bawah normal dan h]]></description>
<guid isPermaLink="false">14@http://www.ttukab.go.id</guid>
<dc:subject><p>SECARA umum NTT memiliki dua musim, musim kemarau dan musim penghujan. Musim kemarau berlangsung dari bulan Maret hingga Oktober, sedangkan musim penghujan berlangsung dari&nbsp; November hingga Februari.<br />
<br />
Namun fenomena curah hujan yang terjadi sepanjang tahun 2010 dan 2011 berada di luar kewajaran. Berdasarkan data yang terpantau dari Stasiun Klimatologi Lasiana Kupang tergambar bahwa curah hujan terjadi sepajang bulan selama tahun 2010,&nbsp; walaupun dengan intensitas di bawah normal dan hanya terjadi beberapa kali.&nbsp; Salah satu fenomena lain adalah sebaran curah hujan yang tidak merata di setiap wilayah.<br />
<br />
<br />
&nbsp;</p></dc:subject>
<dc:date>2011-05-13T08:30:00+07:00</dc:date>
<dc:creator>Posted by Pos Kupang</dc:creator>
</item>

<item>
<title>STOK BERAS BULOG DI NTT 26.311 TON</title>
<link>http://www.ttukab.go.id/modules.php?name=Province_News&amp;op=detail_province_news&amp;id=13</link>
<description><![CDATA[KUPANG/WWW.NTTPROV.GO.ID &#62;
Stok beras di Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional (Divre) Nusa Tenggara Timur mencapai 26.311 ton mampu memenuhi kebutuhan beras untuk 2,6 bulan ke depan. 

Jumlah ini diluar beras rutin yang dikeluarkan setiap bulan untuk jatah pegawai negeri sipil (PNS), anggota TNI dan Polri, kata Humas Perum Bulog Divre NTT Marselina Radja, di Kupang, Senin terkait stok beras untuk mengantisipasi ancaman rawan pangan di sejumlah daerah di NTT. 

&#34;Kalau soal p]]></description>
<guid isPermaLink="false">13@http://www.ttukab.go.id</guid>
<dc:subject><p><font face="Verdana" size="1" color="#000000">(Senin, 26 April 2010), Stok beras di Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional (Divre) Nusa Tenggara Timur mencapai 26.311 ton mampu memenuhi kebutuhan beras untuk 2,6 bulan ke depan ...<br />
</font></p></dc:subject>
<dc:date>2010-05-04T07:21:00+07:00</dc:date>
<dc:creator>Posted by KUPANG/WWW.NTTPROV.GO.ID ></dc:creator>
</item>

<item>
<title>NTT Dilanda Tiga Masalah Serius</title>
<link>http://www.ttukab.go.id/modules.php?name=Province_News&amp;op=detail_province_news&amp;id=12</link>
<description><![CDATA[&#34;Tiga masalah ini selalu mengiringi perjalanan provinsi kepulauan ini hingga usianya yang ke-50 tahun. Dari tahun ke tahun, tiga masalah ini selalu hadir dalam pelukan masyarakat NTT,&#34; kata Dion DB Putra, editor buku &#34;50 Tahun Ziarah Pangan di Nusa Tenggara Timur&#34; di Kupang, Selasa (14/7/2009).
&#160;
Usai peluncuran buku setelah 320 halaman itu, Dion yang juga Pemred Harian Umum Pos Kupang itu mengatakan, masalah pangan di NTT, ikut mendorong dan mengilhami Harian Umum Pos]]></description>
<guid isPermaLink="false">12@http://www.ttukab.go.id</guid>
<dc:subject><p>Kupang, POS KUPANG.Com - Sebanyak 4,5 juta jiwa penduduk Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga saat ini dilanda tiga masalah serius yang sudah mengarah ke krisis, yakni pangan, air bersih dan masalah energi.</p></dc:subject>
<dc:date>2009-11-13T16:23:00+07:00</dc:date>
<dc:creator>Posted by Harian umum pos kupang</dc:creator>
</item>

<item>
<title>TENUN IKAT NTT DIPAMERKAN DI MELBOURNE</title>
<link>http://www.ttukab.go.id/modules.php?name=Province_News&amp;op=detail_province_news&amp;id=11</link>
<description><![CDATA[Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengikuti Festival Indonesia yang diselenggarakan di Meulbourne, Australia, Jumat-Minggu (23-25/10/2009). Dalam pameran tersebut, Dekranasda memamerkan berbagai produk tenun ikat dari daerah ini.

Ketua Dekranasda NTT, Ny. Lusia Lebu Raya, mengatakan hal tersebut, saat ditemui di lokasi Festival Indonesia di Federation Square, Meulbourne, Minggu (25/10/2009). Dia menjelaskan, Dekranasda NTT memamerkan berbagai prod]]></description>
<guid isPermaLink="false">11@http://www.ttukab.go.id</guid>
<dc:subject><p><font face="Verdana" size="1" color="#000000">(Kamis, 05 Nopember 2009), Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengikuti Festival Indonesia yang diselenggarakan di Meulbourne, Australia, Jumat-Minggu (23-25/10/2009). Dalam pameran tersebut, Dekranasda memamerkan berbagai produk tenun ikat dari daerah ini. .</font></p></dc:subject>
<dc:date>2009-11-05T10:23:00+07:00</dc:date>
<dc:creator>Posted by www.nttprov.go.id</dc:creator>
</item>

<item>
<title>NTT BENTUK BRIGADE HAMA BELALANG</title>
<link>http://www.ttukab.go.id/modules.php?name=Province_News&amp;op=detail_province_news&amp;id=10</link>
<description><![CDATA[Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) membentuk Brigade Hama Belalang di 21 kabupaten/kota, guna melakukan pemberantasan terhadap belalang kumbara yang bermigrasi dari satu daerah ke daerah lain. 

&#34;Untuk antisipasi hama belalang di daerah ini, kami membentuk petugas Brigade Hama Belalang,&#34; kata kata Kepala Seksi Evaluasi Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) Dinas Pertanian dan Perkebunan NTT, Antoneta Magdalena, di sela-sela workshop bertajuk Pemetaan Wilay]]></description>
<guid isPermaLink="false">10@http://www.ttukab.go.id</guid>
<dc:subject><p><font face="Verdana" size="1" color="#000000">(Senin, 02 November 2009),Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) membentuk Brigade Hama Belalang di 21 kabupaten/kota, guna melakukan pemberantasan terhadap ...</font></p></dc:subject>
<dc:date>2009-11-05T10:20:00+07:00</dc:date>
<dc:creator>Posted by www.nttprov.go.id</dc:creator>
</item>

</channel>
</rss>

